You are currently viewing Green House untuk Orang Tua Tunggal Persembahan dari BPRS HIK Parahyangan

Green House untuk Orang Tua Tunggal Persembahan dari BPRS HIK Parahyangan

Bandung Barat— (Jum’at, 28 Januari 2022) BPRS HIK Parahyangan bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Jawa Barat mendirikan Green House untuk para ibu dan ayah yang kini menjadi orang tua tunggal. Program ini merupakan bagian dari program master piece Dompet Dhuafa Jawa Barat yaitu Desa Tani. Program yang memiliki tujuan untuk memberdayakan dan memajukan perekonomian petani dhuafa.

Berlokasi di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, sebelumnya program ini telah memiliki penerima manfaat sebanyak 27 orang petani. Mereka datang dari berbagai kondisi ekonomi, profesi serabutan, dan latar belakang kisah hingga bertekad mendedikasikan dirinya sebagai seorang petani di program ini. Mereka yang terpilih adalah para tenaga terampil namun tidak memiliki wadah untuk mengekspresikan keterampilannya dalam bercocok tanam. Wadah yang dimaksudkan diantaranya; lahan pertanian, edukasi cocok tanam yang produktif dan ramah lingkungan, serta akses terhadap pasar untuk hasil tani mereka.

Program Desa Tani inilah yang menjadi wadah bagi para petani terampil untuk meningkatkan taraf hidup dan juga mempelajari pola tanam ramah lingkungan seperti Green House. Jika biasanya para petani bercocok tanam menggunakan pola umum (bertani di lahan yang luas dan terbuka), maka dengan adanya Green House, para petani dapat memaksimalkan produktivitas pertanian meski dilahan yang sempit dan tentunya dengan teknik bercocok tanam yang berbeda pula.

“Green House kerjasama dengan BPRS HIK Parahyangan kali ini agak berbeda dari biasanya dengan sasaran penerima manfaat orang tua tunggal yang terdiri dari empat orang ibu dan satu orang ayah. Mereka para petani terampil yang memiliki lahan namun belum bisa mengolah lahannya dengan maksimal. Hal ini dikarenakan minimnya sarana penunjang bagi para petani tersebut. Harapan besar kami dengan adanya kerjasama ini maka dapat tercipta para petani yang sejahtera dan perekonomian masyarakat setempat terangkat.” Tutur Andriansyah selaku Pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Barat.

“Kami sangat senang bisa bekerjasama dengan Dompet Dhuafa dan kerjasama sudah beberapa kali dilakukan. BPRS HIK Parahyangan akan berupaya mendukung program kerjasama ini dengan melihat keseimbangan kebermanfaatan para petani setempat. Terimakasih Dompet Dhuafa atas histori kerjasamanya yang baik dan amanah. Semoga berkah dan kerjasama terus dapat terjalin.” Ungkap Martadinata selaku Direktur Utama BPRS HIK Parahyangan.

Pembangunan Green House dilakukan di lima titik yang tersebar di Desa Suntenjaya dan Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Masing-masing Green House memiliki luas antara 144 m² –  200 m² . Lahan tersebut ditanami bibit sayur horenzo atau yang biasa disebut bayam jepang.

“Terimakasih BPRS HIK Parahyangan dan Dompet Dhuafa atas bantuan pembangunan Green Housenya. Dengan adanya ini sangat membantu kami, semoga bermanfaat dan menjadikan perekonomian lebih baik kedepannya.” Ucap Oneng, wanita berusia 51 tahun salah seorang penerima manfaat dari adanya program ini.

Bagikan ini yuk!

Leave a Reply