Perkuat Dakwah Inklusif, Dompet Dhuafa Jabar Gelar Bina Takwa Disabilitas Tuli di Tasikmalaya

Tasikmalaya, Ahad (25/1/2026) — Dompet Dhuafa Jabar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan dakwah yang inklusif melalui kegiatan Bina Takwa Disabilitas Tuli yang dilaksanakan di Masjid Al Muttaqin, Grand Mayasari Estate, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 sahabat tuli dari berbagai wilayah di Kota Tasikmalaya. Bina takwa ini menjadi ruang pembinaan keagamaan yang ramah disabilitas, sekaligus menegaskan bahwa dakwah Islam harus dapat diakses oleh seluruh umat tanpa terkecuali.


Kajian kali ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW” yang disampaikan oleh Ustadz Shufi Zaenal Muttaqin. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa akhlak Rasulullah SAW merupakan fondasi utama dalam membangun keimanan dan kehidupan sosial yang penuh kasih sayang.
“Rasulullah SAW adalah teladan bagi seluruh umat manusia. Akhlaknya yang lembut, penuh empati, dan memuliakan setiap insan menjadi pelajaran penting, termasuk bagi kita dalam memperlakukan dan membersamai saudara-saudara disabilitas,” tutur Ustadz Shufi.

Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi Dompet Dhuafa Jabar, Pola Pertolongan Allah (PPA) Tasikmalaya, serta Madrasah Tunarungu Assabiqunal Awwalun Tasikmalaya. Sinergi ini menjadi wujud nyata pembangunan ekosistem dakwah disabilitas yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis komunitas.

Head of Program Dompet Dhuafa Jabar, Anjar Galih Hadiansyah, menegaskan bahwa dakwah inklusif merupakan program prioritas di Dompet Dhuafa Jabar.
“Dakwah harus hadir untuk semua, termasuk Sahabat tuli. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa ruang-ruang keagamaan benar-benar ramah dan setara. Dakwah disabilitas bukan sekadar pendampingan, tetapi pemuliaan martabat.,”ujar Anjar.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu menambah pemahaman keislaman sekaligus menguatkan kepercayaan diri dan peran sosial sahabat tuli di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ustadz Yadi, perwakilan dari Madrasah Tunarungu Assabiqunal Awwalun Tasikmalaya, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Program bina takwa dari Dompet Dhuafa Jabar seperti ini sangat dibutuhkan oleh sahabat tuli agar mereka merasa diakui, dihargai, dan memiliki ruang untuk tumbuh secara spiritual.,” ungkap Ustadz Yadi.

Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa Jawa Barat menegaskan bahwa dakwah inklusif bukan hanya konsep, melainkan ikhtiar nyata dalam menghadirkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, menjunjung tinggi nilai kesetaraan, dan memuliakan setiap manusia.

You might also like
Bayar Fidyah Sekarang!

Ramadan Didepan Mata, Fidyah Jangan Ditunda

Fidyah Jangan Ditunda Jangan Tampilkan Lagi Fidyah Sekarang!
Chat WhatsApp
Konsultasi dan Konfirmasi Donasi