KUNINGAN– Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa Jabar menggulirkan program pendayagunaan zakat untuk asnaf mualaf bernama Program Pembinaan Mualaf Indonesia (PEMULIA) di wilayah Kuningan, Jawa Barat. Program ini resmi diluncurkan di Pendopo Bupati Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu, (29/7/2026). Hadir dalam peresmian program tersebut di antaranya Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, Direktur Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah ID Humanity Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji, dan Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jabar, Yogi Achmad Fajar.
Program ini merupakan upaya kolaborasi kebaikan antara Dompet Dhuafa Jabar bersama Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) ID Humanity dan Yayasan Mualaf Ikhlas Madani Indonesia (Mukmin) dalam memberikan pendampingan yang berkelanjutan bagi para mualaf, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga sosial dan ekonomi.
Peluncuran Program PEMULIA Dompet Dhuafa mendapat apresiasi langsung dan dukungan dari Bupati Kabupaten Kuningan, Dian Rachmat Yanuar. Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis dalam menjawab berbagai tantangan yang kerap dihadapi para mualaf setelah memeluk agama Islam.
“Tentu saya sebagai Bupati Kuningan menyambut baik, mengapresiasi, dan berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Program PEMULIA benar-benar dibutuhkan karena selama ini para mualaf sering menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan psikologis, sosial, pemahaman agama, hingga persoalan ekonomi. Kehadiran Program Pembina Mualaf Indonesia menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri. Harapannya, ini menjadi program pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Dian.
Ia juga berharap Program PEMULIA Dompet Dhuafa dapat terus bersinergi dengan program Pemerintah Kabupaten Kuningan sehingga ke depan mampu terintegrasi secara lebih fokus, komprehensif, serta memberikan dampak yang lebih kuat bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah ID Humanity Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji, menyampaikan bahwa peluncuran Program PEMULIA merupakan bentuk sinergi yang indah antara Dompet Dhuafa, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga pembinaan mualaf di Kabupaten Kuningan.
“Hari ini kita melakukan sebuah sinergi melalui launching Program Pembina Mualaf Indonesia. Ini merupakan bentuk silaturahmi dan kolaborasi antara Dompet Dhuafa, pemerintah, serta lembaga-lembaga pembinaan mualaf di Kabupaten Kuningan. Program ini hadir sebagai upaya merawat akidah para mualaf, bukan hanya pada saat mereka mengucapkan syahadat, tetapi juga melalui pembinaan, pengajaran, hingga mendorong kemandirian mereka. Ini menjadi pola sinergi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam proses pembinaan mualaf di Indonesia,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar, menyampaikan bahwa Program PEMULIA menjadi salah satu program unggulan dakwah Dompet Dhuafa Jawa Barat dalam memberikan pendampingan kepada para mualaf.
“Kami bangga hadirnya Program Pembina Mualaf Indonesia sebagai salah satu program unggulan dakwah di Jawa Barat. Pada momen peresmian ini, kami juga menyalurkan berbagai bantuan kepada para mualaf berupa beasiswa, paket sembako, school kit, dan Al-Qur’an. Ini menjadi bukti bahwa Dompet Dhuafa selalu hadir mendampingi mereka. Para mualaf tidak akan berjalan sendiri, tetapi akan terus dibersamai dalam menjalani kehidupan baru sebagai seorang muslim,” ungkap Yogi.
Melalui Program PEMULIA, Dompet Dhuafa berharap tercipta ekosistem pembinaan mualaf yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan mampu memperkuat keimanan serta meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat. Sinergi antara lembaga filantropi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi dalam menghadirkan pembinaan yang komprehensif sehingga para mualaf dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berdaya, dan istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam.
Mau Dibangunkan Rumah di Surga? Mari Bangun Masjid di Dunia dan Raih Keutamaan Amal Jariyah yang Tak Terputus